Pembangunan Gerai Pupuk KDKMP di Desa Bodang, Kecamatan Padang, resmi dimulai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama pada Sabtu (tanggal menyesuaikan). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan distribusi pupuk dan kebutuhan pokok di wilayah tersebut.
Acara peletakan batu pertama ini dihadiri oleh unsur Koramil, Polsek, serta pemerintah Desa Bodang, bersama dengan perwakilan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang, yaitu Shohib Ghufron dan Erik Suprayogi.
Gerai pupuk ini dibangun di atas lahan seluas 35 meter x 35 meter, yang merupakan tanah bengkok ganjaran perangkat desa. Nantinya, gerai ini akan dikelola oleh koperasi yang bergerak sebagai distributor pupuk dan sembako, sehingga diharapkan mampu memberikan pelayanan lebih dekat dan cepat kepada masyarakat serta kelompok tani di sekitar Desa Bodang.
Pembangunan gerai diperkirakan akan selesai dalam waktu sekitar tiga bulan, sehingga dapat segera beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pupuk bersubsidi dan kebutuhan pokok masyarakat secara lebih efektif.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Diskopindag menyampaikan apresiasi dan dukungan atas pembangunan gerai ini.
Shohib Ghufron menegaskan bahwa pembangunan gerai ini menjadi wujud komitmen desa dan koperasi dalam memperkuat ketahanan pangan lokal.
“Gerai pupuk ini penting untuk menjamin kelancaran distribusi pupuk dan sembako. Dengan lokasi yang lebih dekat, petani tidak lagi kesulitan mendapatkan kebutuhan pupuk secara tepat waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Erik Suprayogi menambahkan bahwa keberadaan gerai ini akan memperbaiki tata kelola distribusi pupuk bersubsidi.
“Melalui gerai ini, kami berharap penyaluran pupuk menjadi lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran. Koperasi memiliki peran strategis dalam memastikan kebutuhan petani terpenuhi,” jelasnya.
Pembangunan Gerai Pupuk KDKMP diharapkan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas pertanian serta penguatan ekonomi masyarakat Desa Bodang dan wilayah sekitarnya.