Beliau ini contoh nyata bahwa tidak ada usaha yang sia-sia. Dengan penghasilan terbatas, beliau tetap menabung bertahun-tahun lamanya. Ini bukan hanya soal pergi haji, tapi tentang keteguhan hati dan nilai-nilai hidup yang luar biasa.
Kayuhan becak syaifudin mungkin akan segera berhenti, namun jejak perjuangan dan ketulusannya akan terus mengayuh semangat banyak orang yang membutuhkannya. Dari Jalanan Lumajang menuju Tanah Suci, ia mengajarkan bahwa mimpi besar bisa dimulai dari langkah kecil dan hati yang ikhlas.