Lumajang — Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui kegiatan Pelatihan Desain Produk, Pengemasan, Digitalisasi Produksi, dan Pemasaran yang diselenggarakan pada Rabu, 29 April 2026 di Aula Diskopindag Lumajang.
Kegiatan ini diikuti oleh 25 pelaku IKM dari berbagai komoditas unggulan daerah, di antaranya kopi, keripik pisang, susu, gula merah, serta produk hortikultura seperti cabai dan tomat. Para peserta mendapatkan pembekalan komprehensif untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat strategi pemasaran di era digital.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari praktisi berpengalaman, yakni Wahyu Novianto dari PT. Ryo Investama Orienta dan Alfi Yusrian dari PT. Pesen Digital. Keduanya berbagi wawasan dan praktik terbaik terkait pengembangan desain produk yang menarik, inovasi kemasan yang kompetitif, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam proses produksi dan pemasaran.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Bidang Usaha Mikro dan Industri, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi dan inovasi bagi pelaku IKM agar mampu bersaing di pasar yang semakin dinamis.
Selain sebagai ajang peningkatan kapasitas, pelatihan ini juga menjadi ruang kolaborasi dan berbagi pengalaman antar pelaku usaha, sehingga tercipta sinergi dalam pengembangan produk lokal yang unggul.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku IKM di Kabupaten Lumajang semakin siap menghadapi tantangan pasar dengan produk yang lebih bernilai tambah, berdaya saing tinggi, serta mampu memanfaatkan peluang digital untuk memperluas jangkauan pemasaran.